Aku mencintaimu, dengan perjuanganku
Walau mentari membakar kulitku
Walaupun ombak goyahkan perasaanku
Aku akan terus berjalan menemani cintamu
Meski tenggorokanku kerontong menahan dahaga
Meski lidahku tak mampumengecap rasa
Bahkan indraku tlah tak berfungsi
Aku akan tetap berdiri dibawah teriknya mentari
Hanya untuk menantimu
Biar perlu angin menembus dadaku
Biar perlu ritikan hujan menancap diseluruh tubuhku
Biar perlu beragam udara meracuni badanku
aku rela menjadi lilin yang meleleh untuk menjaga api yang di embannya tetap terang
tetap akan ku perjuangkan detak jantungku
untuk tetap berdetak di sepanjang masa
sampai kulihat wajahmu yang ayu
kasih
Belum ada tanggapan untuk "Cintaku, perjuanganku"
Post a Comment