PUISI Bahagia - Malam Gembira

Malam Gembira

Bergetar jantungku ketika bertemu denganmu
Sesaat bibirpun kaku bagaikan es batu
kakiku terasa melayang diterpa angin malam
Dan mulutku hanya dapat mengucap Subhanallah
ya...subhanallah

Malam Gembira 
Malam yang dipenuhi gemerlapnya cahaya
Malam gembira 
Malam yang terkubur oleh taburan bintang-bintang di angkasa
Malam Gembira 
Malam yang bahagia laksana cahaya ditengah pohon kurma
Subhanallah...

Ku pandang kau dari kejauhan 
Namun terasa begitu dekat
Memerahlah wajah, berdegup kencang jantung, dan  hilang akal
Saat kau memandangiku
Subhanallah...
Namun... malam tak selamanya malam
Masih ada senja yang akan menyapa
Dan saat itu terjadi
Mata air air mata, hanya dapat menetesi kepergianmu.



Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "PUISI Bahagia - Malam Gembira"

Post a Comment