Malam Gembira
Bergetar jantungku ketika bertemu denganmu
Sesaat bibirpun kaku bagaikan es batu
kakiku terasa melayang diterpa angin malam
Dan mulutku hanya dapat mengucap Subhanallah
ya...subhanallah
Malam Gembira
Malam yang dipenuhi gemerlapnya cahaya
Malam gembira
Malam yang terkubur oleh taburan bintang-bintang di angkasa
Malam Gembira
Malam yang bahagia laksana cahaya ditengah pohon kurma
Subhanallah...
Ku pandang kau dari kejauhan
Namun terasa begitu dekat
Memerahlah wajah, berdegup kencang jantung, dan hilang akal
Saat kau memandangiku
Subhanallah...
Namun... malam tak selamanya malam
Masih ada senja yang akan menyapa
Dan saat itu terjadi
Mata air air mata, hanya dapat menetesi kepergianmu.
Belum ada tanggapan untuk "PUISI Bahagia - Malam Gembira"
Post a Comment